blog Details

blog

SOR-BAUJAN (Novel sufistik tentang cinta, luka, dan jalan pulang)

Di bawah rindang Trembesi yang sakral, Thariq belajar menafsir ulang cinta bukan. sebagai kepemilikan, melainkan jalan menuju Tuhan. Cinta terlarang di pesantren memisahkannya dari Hanum, dan kematian gadis itu menuntun ThariÄ… ke pelayaran jiwa yang penuh luka, dari Indramayu hingga Kuala Lumpur. Di Negeri Jiran, la menikahi Yasmin, namun masa lalu yang kelam, pengkhianatan, dan tuduhan palsu. menjerumuskannya ke penjara.

Di tengah badai, Thariq kembali ke Sor-Baujan-bukan secara jasad, melainkan lewat kesadaran, la menemukan bahwa derita dan bahagia adalah guru, dan cinta sejati hanyalah milik Yang Satu. Lewat tokoh Thariq, kita diajak mengenal maqamat dan ahwal dalam ilmu tasawuf, bukan sebagai teori, tapi sebagai rasa. Dari tobat, syukur, ridha hingga mahabbah.

Sor-Baujan adalah novel sufistik yang memadukan kisah cinta, kehilangan, dan. pengembaraan ruhani dalam bahasa yang puitis dan menggetarkan. Dimungkinkan, kisah ini berakar dari perjalanan hidup penulisnya sendiri menemukan jalan pulang. yang sejati: menuju Allah.

"Sor-Baujan mengajak kita merayakan kehidupan dan berdamai dengan takdir, serta menjadi puncak kontemplasi diri. Ini tentang harapan dan kekuatan, agar terus menari di tengah badai, menerjang gelombang dan berdendang hingga tiba di bibir pantai." -Shahnaz Haque, Publik figur.

"Tuhan adalah jawaban atas semua masalah. Terutama tentang cinta dan Cinta-Nya. Bahkan, luka dan derita adalah jalan cahaya-Nya. Sor-Baujan bercerita tentang itu semua." -Ibu Hj. Masriyah Amva, Pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu

"Tanpa harus terkesan pekat, ramuan cerita novel ini cukup membius. Nyaman untuk dinikmati di bawah pohon. Halim Ambiya, yang selalu melihat pesona laku kinayah jalan pulang, berhasil mengisahkan perjalanan spiritual manusia. Dari yang sangat imanen ke puncak transenden." -Jay A.M. hidup dalam paradoks sebagai editor dan penulis puisi.


KETERANGAN BUKU:

Judul: SOR-BAUJAN (Novel sufistik tentang cinta, luka, dan jalan pulang)

Penulis: Halim Ambiya

Jumlah Halaman: 350 hal

Ukuran: 14x20 cm

Social Share :


Search Blog

Latest News