Terhubung tapi Terasing: Paradoks Relasi Sosial Siswa dalam Pendidikan di Era Digital
Di tengah derasnya arus digitalisasi, siswa kini hidup dalam dua dunia sekaligus: dunia nyata yang penuh interaksi langsung dan dunia maya yang sarat koneksi tanpa batas. Terhubung tapi Terasing menghadirkan refleksi kritis tentang paradoks relasi sosial di ruang pendidikan modern. Buku ini menyoroti bagaimana teknologi, yang semestinya mempermudah komunikasi dan kolaborasi, justru kerap menimbulkan keterasingan emosional dan melemahkan ikatan sosial di antara siswa.
Dengan pendekatan akademis yang berpadu dengan sentuhan humanis, penulis mengurai fenomena ini melalui lensa teori pendidikan, psikologi perkembangan, dan sosiologi digital. Setiap bab menawarkan gambaran konkret tentang dinamika pertemanan, pola interaksi, serta dampak penggunaan gawai dalam membentuk identitas dan kesejahteraan sosial siswa.
Buku ini bukan sekadar kajian ilmiah, tetapi juga seruan untuk membangun kembali ruang belajar yang seimbang di mana teknologi dijadikan alat, bukan pengganti relasi manusia. Guru, calon pendidik, orang tua, dan pemerhati pendidikan akan menemukan inspirasi serta strategi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, membebaskan siswa dari keterasingan, dan menghidupkan kembali esensi kebersamaan di era digital.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Terhubung tapi Terasing: Paradoks Relasi Sosial Siswa dalam Pendidikan di Era Digital
Penulis: Maulida Aulia Rahman, M.Pd., Neni Nadiroti Muslihah, M.Pd., Dr. Karantiano Sadasa Putra, M.Pd., Yennie Indriati Widyaningsih, M.Pd.
Jumlah Halaman: 220 halaman
Ukuran: 14x20 cm
